Dokumentasi

Tiada Libur demi Kemanusiaan: BAZNAS Pati Tembus Sunyinya Dusun, Santuni Nenek Sebatang Kara di Hari Minggu

24/05/2026 | Humas

PATI — Ketika sebagian besar orang menikmati akhir pekan bersama keluarga dalam kehangatan rumah, sebuah pemandangan kontras dan menyayat hati mengetuk pintu kepedulian di sudut Kabupaten Pati. Di sana, seorang nenek renta menghabiskan hari-harinya dalam kesunyian yang mencekam, hanya berteman rintihan sakit di atas ranjang yang sederhana.

Bergerak cepat tanpa mengenal kata libur, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pati yang diwakili langsung oleh Wakil Ketua II, Inam Muhlisin, turun ke lapangan pada Minggu (24/5/2026) sore. Langkah nyata ini diambil untuk menyalurkan bantuan biaya hidup serta jaminan kesehatan darurat bagi Nyi Sarpi, seorang nenek berusia 94 tahun yang tinggal sebatang kara di RT 03 / RW 07, Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu.

Nyi Sarpi, yang fisiknya kini telah digerogoti usia hampir seabad, sebelumnya bertahan hidup di sebuah rumah bambu reyot. Rumah yang jauh dari kata layak tersebut berdiri berkat belas kasih dan swadaya masyarakat setempat. Untuk menyambung napas dari hari ke hari, tetangga sekitar berinisiatif mengumpulkan iuran seadanya guna membelikan makan dan minum ala kadarnya bagi sang nenek.

Mendengar laporan darurat mengenai kondisi Nyi Sarpi, Pemerintah Desa (Pemdes) Margomulyo segera melayangkan permohonan bantuan. Sebagai lembaga yang memegang amanah pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Pati langsung merespons hari itu juga, membuktikan bahwa pelayanan umat tidak boleh tertunda oleh birokrasi maupun hari libur.

Namun, di tengah potret kemiskinan yang memilukan ini, secercah cahaya kemanusiaan muncul dari ketulusan hati seorang warga bernama Ibu Rebinah. Sadar bahwa Nyi Sarpi tidak lagi mampu merawat diri sendiri dan sering membutuhkan bantuan darurat di malam hari, Ibu Rebinah dengan sukarela membuka pintu rumahnya untuk menampung sang nenek, meskipun dirinya sendiri juga hidup sebatang kara.

"Saya benar-benar tidak tega melihat kondisi Nyi Sarpi sendirian, apalagi dalam keadaan sakit-sakitan. Kalau malam hari beliau memerlukan bantuan, tidak ada siapa-siapa di sana. Lebih baik saya ajak tinggal di rumah saya saja walaupun sangat sederhana, setidaknya saya bisa memantau kondisi beliau yang sekarang hanya bisa terbaring di atas tempat tidur," ujar Ibu Rebi dengan mata berkaca-kaca.

Penyerahan bantuan biaya kesehatan dan biaya hidup dari BAZNAS Pati ini diserahterimakan secara langsung di hadapan perangkat desa setempat yang bertindak sebagai saksi. Suasana haru menyelimuti ruangan saat bantuan tersebut diterima oleh Ibu Rebinah yang kini menjadi sandaran hidup bagi Nyi Sarpi.

Pihak Pemerintah Desa Margomulyo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas respons luar biasa dari BAZNAS Kabupaten Pati. Kehadiran BAZNAS di hari libur membuktikan bahwa jeritan masyarakat kecil langsung didengar dan ditindaklanjuti dengan nyata.

Wakil Ketua II BAZNAS Pati, Inam Muhlisin, menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen penuh untuk selalu hadir di garda terdepan saat terjadi situasi darurat kemanusiaan, khususnya di wilayah pedesaan yang sulit dijangkau.

"Bagi kami, penderitaan mustahik tidak mengenal hari libur. Ketika ada warga yang berada dalam kondisi darurat dan sangat membutuhkan, BAZNAS harus segera hadir untuk menyambung harapan hidup mereka," pungkasnya dengan penuh empati.

KABUPATEN PATI

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12