Laporan medsos

Perkuat Sinergi, BAZNAS Pati Paparkan Program Prioritas di Hadapan Plt. Bupati Risma Ardhi Chandra

18/05/2026 | Humas

PATI – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pati melakukan kunjungan kehormatan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, di Pendopo Kabupaten Pati pada Senin (18/5/2026). Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk mensinkronkan langkah dalam pengentasan kemiskinan dan penanganan kedaruratan sosial di wilayah Bumi Mina Tani.

Fokus pada Aksi Cepat dan Survei Lapangan

Ketua BAZNAS Pati, Minanurrochman, memaparkan progres signifikan di bawah nakhoda pimpinan yang baru. Ia menegaskan bahwa BAZNAS kini bergerak lebih dinamis dengan skala prioritas pada bantuan yang bersifat darurat (emergency).

"Kami terus melanjutkan program yang sudah ada, namun kini lebih masif dalam melakukan survei lapangan. Kami ingin memastikan setiap proposal bantuan yang masuk mendapatkan respons yang tepat dan cepat," ujar Minanurrochman.

 

Sejauh ini, penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di BAZNAS Pati didominasi oleh empat pilar utama:

  1. Kesehatan: Bantuan pengobatan bagi warga kurang mampu.
  2. Hunian Layak: Program bedah rumah tidak layak huni (RTLH).
  3. Ekonomi: Pemberian modal usaha untuk kemandirian warga.
  4. Pendidikan: Beasiswa bagi siswa miskin berprestasi.

Pesan Plt. Bupati: Harus Tepat Sasaran dan Bebas Politik

Menanggapi paparan tersebut, Plt. Bupati Risma Ardhi Chandra memberikan apresiasi tinggi atas kinerja jajaran pimpinan BAZNAS yang dinilai sudah berada di jalur yang benar (on track). Meski demikian, Chandra menitipkan pesan penting agar BAZNAS mampu menjangkau "titik buta" bantuan pemerintah.

"Masih banyak masyarakat kita yang sangat membutuhkan namun belum tersentuh bantuan dari Dinas Sosial maupun instansi lainnya. Di sinilah BAZNAS harus hadir sebagai pelengkap dan solusi cepat," tegas Chandra.

Ia juga menekankan tiga poin utama bagi BAZNAS Pati kedepannya:

  • Profesionalisme: Survei lapangan harus dilakukan secara mendalam agar bantuan tidak salah sasaran.
  • Kepatuhan Regulasi: Penyaluran dana ZIS wajib mengikuti aturan yang berlaku.
  • Netralitas: Chandra mengingatkan agar aktivitas BAZNAS jauh dari kesan politis, terutama mengingat masyarakat saat ini sangat kritis dalam mengawasi penggunaan dana publik.

Menjaga Kepercayaan Publik

Dengan transparansi dan akuntabilitas yang dijaga ketat, Chandra optimis kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS akan terus meningkat.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjadikan BAZNAS sebagai instrumen utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pati melalui pengelolaan dana umat yang amanah.

Editor: Redaksi Media Digital

KABUPATEN PATI

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12