Foto: BAZNAS

Kawal Amanah Umat, Baznas Pati Terjunkan Tim Validasi Faktual ke Tlogowungu

11/05/2026 | Humas BAZNAS

PATI – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati kembali bergerak cepat memastikan amanah umat tersalurkan secara tepat dan transparan. Tidak sekadar memproses berkas di balik meja, Wakil Ketua 1 Baznas Pati, H. Nur Faqih, turun langsung memimpin tim survey lapangan ke sejumlah titik di wilayah Kecamatan Tlogowungu pada Senin (11/05/2026).

Langkah faktual ini diambil untuk memverifikasi langsung berbagai pengajuan proposal bantuan dari masyarakat, mulai dari sarana ibadah, modal usaha, biaya hidup, hingga program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui Baznas benar-benar sampai kepada mereka yang berhak dan membutuhkan. Survey langsung ini adalah kunci validasi data kami di lapangan,” ujar H. Nur Faqih di sela-sela kegiatannya mendampingi warga.

Menyisir Kebutuhan Umat: Dari Pengeras Suara hingga Modal Usaha

Ditemani oleh staf teknis Baznas Pati dan perangkat desa setempat, tim survey menyusuri beberapa titik strategis untuk melihat riil kondisi para pemohon:

  • Penyokong Sarana Ibadah & Pendidikan Agama: Titik pertama yang disambangi adalah mushola di lingkungan Kecamatan Tlogowungu yang mengajukan bantuan pengeras suara (toa) demi kelancaran ibadah jamaah. Selain itu, tim juga bergerak ke Desa Tanjungsari untuk memverifikasi proposal bantuan pembangunan gedung TPQ agar anak-anak setempat bisa mengaji dengan fasilitas yang lebih layak.

  • Asa Rumah Layak dan Kemandirian Ekonomi: Di sektor pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan, tim melakukan verifikasi program Bedah Rumah (RTLH) serta pengajuan bantuan modal usaha. Bergeser ke Desa Guwo, survey menyasar warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan biaya hidup dan suntikan modal usaha agar bisa mandiri secara ekonomi.

Validasi Faktual demi Akurasi Bantuan

Dalam dokumentasi lapangan, tampak H. Nur Faqih bersama staf Baznas berdialog langsung dengan warga di depan rumah-rumah yang sebagian besar masih berstatus prasejahtera (tertempel stiker keluarga miskin/penerima bansos).

Melalui aksi nyata "jemput bola" ini, Baznas Kabupaten Pati kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan kebaikan yang tidak hanya responsif, tetapi juga akurat dan akuntabel dalam mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Pati.

KABUPATEN PATI

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12